Sabtu, 16 April 2011

Sabtu Ceria...

Sabtu selalu menjadi hari yang kusenangi. Saya bisa bermalas-malasan tak mandi sambil
berajin-rajin membuat kerajinan tangan. hehehe... Seperti umbul-umbul flanel di atas.
Saya membuatnya pada hari sabtu beberapa minggu lalu.

Sabtu tadi giliran saya membantu Ikha, tetangga kamarku membuat hal yang sama.Sembari Ikha menggunting kainnya, si HITAM PEKAT alias Wancrut tak ketinggalan memikirkan apa yang keren untuk dibikin sabtu kali ini. Dan ide pilihannya adalah emblem sulam. Sederhana dan bisa dibikin sambil tidur-tiduran.Tak butuh waktu lama keduanya selesai! Tadaaa...
Eh tiba-tiba muncul dua tamu tambahan. Esha dan Nabila,
ni anak dua yang jadi kasi tambah ceria hari sabtuku gara-gara keduanya adu mulut
pas liat kaki seribu muncul di depan kamarku.

"Ada ural..ada ural...," kata Esha
"Bukan ural itu, tapi siput...," timpal Nabila
(kami bertiga hanya bisa ngakak...kak...kak...kak...)

Nabila, yang paling jago bergaya!

Hello...I'm MONSIPOD...


Hahhay, saya sedang senang-senangnya melahirkan monster, seperti ini, dia anak sulung!
Sepertinya akan lahir mosnter-monster lainnya...Tunggu saja...^_^

Wadah bantalan jarum dari kaleng dan poster bekas

Masih ingat tentang postingan saya tentang tempat pensil sederhana dari poster bekas?
TautanPoster bekasnya adalah poster Jalan Remaja 1208, yang waktu itu diadakan serentak di berbagi provinsi untuk mengadakan pemutaran film buatan remaja Indonesia. Nah, saat menemukan kaleng ini
saya langsung kepikiran untuk membungkusnya dengan poster bekas Jalan Remaja 1208 yang kebetulan masih ada dua lembar di kamar saya. Soalnya saya suka dengan gambar sederet remaja di situ. Terlebih pada gambar seorang anak lelaki memakai topi pink dari belakang.
Kemudia kaleng itu kusulap jadi wadah bantalan jarum-jarum jahitku. Jadilah seperti ini
Nah, kalau disandingkan dengan tempat pensil yang kemudian kujadikan tempat aneka gunting,
seperti inilah jadinya ^_^
Sederhana tapi tetap menarik bagi saya...