Jumat, 24 Februari 2012

What a small city, Sorowako :) Merajut sampai Sorowako...

Terminal Sorowako 
(setelah kedua bus itu kembali ke perwakilan masing-masing, mobil dan ojek lainnya pun pulang)

Akhir pekan kemarin, tanggal 17 Februari 2012 tepatnya, saya berangkat ke Sorowako sendirian. Heran juga saya, nekat pergi sendiri tanpa teman menuju daerah ujung Sulawesi Selatan, yang ditempuh selama 12 jam perjalanan itu. Saya diundang sama Mama Bee, buat mengisi kegiatan Sorowako Akhir Pekan, apalagi kalau bukan merajut? Hehehe... Cuma itu yang bisa kuandalkan... Untungnya merajut untuk pemula, makanya sedikit pede ke sana, hahhay... Berangkat pukul 7.30 malam, sampai pukul 9 pagi. Bayanganku tentang Sorowako adalah kota sibuk, ternyata salah. Sorowako adalah kota kecil, sepi, tapi keren. Saya suka, apalagi berbatasan dengan danau Matano yang luas. Sayang sekali saya hanya sebentar karena malamnya sudah harus ke Wajo lagi, ada acara keluarga yang wajib kuhadiri. :(
Tapi saya sudah menemukan teman jalan yang sama-sama mau ke Sorowako nantinya.
Menabung sedikit dulu tentunya ;)
Sorowako, tunggu saya yah...hehehe... I will explore you :p
Main-main benang sama Kaila ;)
Nah ini para rajuters Sorowako, senang bertemu mereka...
Apalagi sama dua gadis yang akhirnya menyerah dan beralih ke yubiyami saja, hehhee...
Oh Danau Matano...saya mau berenang di sana tapi tak sempat.
Oya ini danau persis di belakang rumah kak Yuni di Oldcamp. Keren...  
Ada tiga danau besar di daerah ini yang terkenal keindahannya, yakni Danau Mahalona, Matano, dan Towuti. Untung saya masih sempat ihat satu danau sebelum pulang.

Pas mau pulang foto-foto dulu di depan bus nya, sebenarnya masih mau tinggal, tak mau pulang :'(
Thanks kak Yuni, sudah mengundang saya ke Sorowako...terima kasih sangat ;)


Bagaimana caranya sampai ke Sorowako?

Pertama harus tahu dulu dong Sorowako itu di mana? Sorowako adalah sebuah desa yang ada di Kabupaten Luwu Timur, propinsi Sulawesi Selatan. Di Sorowako inilah beroperasi salah satu tambang nikel terbesar di dunia yang kemudian keberadaan perusahaan ini akhirnya menjadikan Sorowako menjadi sebuah kota kecil yang penduduknya terdiri dari berbagai suku dan etnis.

Kedua, ada dua jalur yang bisa ditempuh untuk sampai ke Sorowako tentunya berangkat dari Makassar terlebih dahulu, yakni darat dan udara. Perjalanan pertama 12 jam dari Makasar memakai bus, ada bus Mega Mas, Litha, dan Bintang Timur, biayanya mulai dari 140ribu sampai 200ribu, tergantung jenis dan fasilitas bus. Tapi lumayanlah, rata-rata bus nya memiliki AC, yang termurah sekalipun.  
Perjalanan kedua Pakai pesawat dari bandara hasanudin di Makassar, pesawat Dash-7 baling 2, dengar kabar katanya biaya penerbangannya mencapai 1,2 juta satu kali terbang, entahlah.

Ketiga, sampai di Sorowako, keliling bisa menggunakan ojek, jangan berharap menemukan angkot di sana ;) Kotanya juga lumayan kecil kok, bisa jalan kaki katanya buat kelilingi kotanya. Saya sendiri tak sempat keliling :(




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Creativity and Share with love...