Minggu, 02 Desember 2012

Tutorial : Daur ulang botol bekas selai



Halo, setelah sekian lama, akhirnya bisa kembali mengisi blog ini dengan tutorial-tutorial. Sejak RnC shop ada saya bertekad untuk membuat tutorial daur ulang sebanyak mungkin, semoga semangat-nya tetap terbakar selamanya *tsah...tsah... 
Nah, kalau begitu langsung saja yah, ini tutorial mendaur ulang botol bekas selai yang kunamai "Botol Kimono" :)

 Yang dibutuhkan adalah:
- Tutup botol selai yang sudah dibersihkan (karena yang akan kita hias kali ini adalah tutupnya saja)
-Kertas Washi yang memiliki serat (bisa diganti dengan kertas apa saja kok)
- Lem putih
- Gunting kertas

 

 Langkah 1 : Ratakan lem putih ke permukaan tutup botol selai lalu rekatkan ke kertas washi, kemudian gunting melingkat sekitar 2-3cm dari ukuran tutup botol

 
Langkah 2 : Gunting kecil-kecil seluruh pinggiran kertas sampai ujung tutup botol. Ini dimaksudkan untuk kita lebih mudah merekatkan kertas ke sisi dalam tutup botol nantinya.
 
Langkah 3 : Berikan lem sisi dalam tutup botol lalu rapikan dengan melipat kertas mengarah ke dalam seperti gambar di atas.

Langkah 4 : Berikan lapisan lem di atas tutup botol yang sudah direkatkan dengan kertas washi. Lapisan lem tujuannya supaya permukaan tutup botol lebih menarik karena mengkilap.Oya, juga ada saran dari teman (lihat komentar di bawah) untuk membuat kertasnya mengkilap dan tahan air bisa menggunakan vernish waterbased, dengan syarat kertas yang digunakan adalah kertas yang tidak luntur tinta warnanya.
 
 Langkah 5 : Jemur di bawah sinar matahari atau lampu. Tujuannya yaaaa apalagi kalau bukan lem-nya bisa cepat kering ^^

 Tadaaaa... Setelah kering, selamat menghias botolnya ^^
Selain mengisinya dengan origami bangau, 
kalian juga bisa mengisinya dengan pasir pantai atau permen mungkin? Bebas ^^

-Karena kita tak hanya butuh slogan GO Green untuk menyelamatkan Bumi-

17 komentar:

  1. Ekkkkaaaa!!!!!!! Sorry DMmu di twitter baru saya baca. Topi rajutannya Ara tidak sempat saya bawa ke ohio soalnya tasnya ud penuh. btw, saya mau coba daur ulang toples selaiku. itu lem di tutupnya kalo basah tidak mengelupas ji? btw, saya telat ikutin blogmu. ternyata cerita2 seru.heheeheh, maafkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iye kak... gapapa ^^
      Oya saya lupa kasi keterangan memang bilang ndak boleh sampai kena air itu hehehe...

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    4. Aku punya saran, tutupnya bisa di vernish waterbased... Itu bisa mengurangi pengaruh air/tahan air jadinya... (syarat: kertas tidak luntur)

      Hapus
    5. Oh iya, terima kasih atas sarannya ^^ (segera dimasukkan dalam postingan) ^^

      Hapus
    6. dimana bisa beli vernish waterbased ?

      Hapus
  2. nda ada botol selaiku. nda ada juga washiku. cantikna lagi kalo itu paduanna dih.
    selain washi bisa pake kertas apa lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagusmi itu kalau tidak ada botol selaimu Rin ^^ berarti ndadaji sampah botolmu, hehehe... Bisaji kertas sambarang, ndak mesti washi. Ini saya pakai karena kebetulan ada ^^

      Hapus
    2. o, iya di tidak ada botol selaiku tp botol meggie kalduku banyak hehehe. bisa itu toh

      Hapus
  3. uhuii aq pny byk bgt botol selai ginii.. mau bikin juga :D bagus bgt diisi origami ya.. selama ini nasibnya cm diisi bumbu dapur :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... apalagi origami yang kecil-kecil terus diisi sampai penuh... wuiih...

      Hapus
  4. kalo pake kertas kado biasa bisa? kan ada macam2 ketebalan kertas kado tuh.. nah kira2 yg mendekati kertas washi itu yg gmn,kk? ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada itu kertas kado yang mengkilap kak,lumayan tebal ^^ Tapi yang tipis juga bisaji ^^

      Hapus
  5. Akhirnya tuto ini di post juga >.< yeayyyy... \(^-^)/ Segera dilaksanakan ^^

    BalasHapus
  6. kak, kertas washi diganti pake kain perca bisa?

    BalasHapus

Creativity and Share with love...