Jumat, 22 Februari 2013

Librarian's Diary : Hari ketiga

Pagi tadi saya berangkat dari PKM Unhas. Semalam terpaksa mengungsi lantaran kos yang selalu kusebut apartemen itu listrik dan airnya tidak mengalir. Komplit!!! Setelah mengadu ke pemilik dan hasilnya adalah dicueki lantaran sudah malam, okay saya mengalah. Pada dasarnya saya adalah anak kos yang penurut dan baik, hehehe. Sejak SMA sampai sekarang saya sudah mencoba berbagai jenis kos-kosan dan saya selalu memilih untuk tidak mencari masalah dengan penghuni sera empunya kos. Membayar selalu tepat waktu, kalau giliran membersihkan saya lakukan. Jadi kalau ada yang tidak beres, biasanya mendapatkan perlakuan istimewa.

Dalam waktu dekat ini saya terpaksa pindah lagi, bukan karena harga sewa naik atau tempatnya tidak menyenagkan seperti alasanku selama ini kenapa sering berpindah kos, melainkan kos ku akan dirubuhkan. Setelah semua kosan, TK, dan beberapa ruko yang berada dalam wilayah sana rata dengan tanah, akan dibangun sebuah supermarket. Damn!!! Persetan dengan pemerintah yang memberikan izin untuk pembangunan itu. Saya tak henti mengutuki pemerintah dan korporasi di balik semua itu, meski hanya dalam hati. Toh, yang punya tanah dengan santai membiarkan tanah mereka disewa. Miris sebenarnya, di beberapa tempat ada yang berjuang mati-matian menjaga agar tanahnya tidak dirampas untuk tidak dibanguni pusat perbelanjaan, tuan tanah kos ku malah dengan senang hati, meskipun itu disewa, tapi tetap saja dengan berdirinya supermarket di sana, mematikan usaha kecil warga sekitar, semua akan terasing, dampak sosialnya juga akan terasa. Ah...

Lantaran menginap di PKM, saya bisa bangun lebih cepat daripada alarm di hpku. Ya tentu saja karena kedinginan. Di pete-pete, dalam tiga hari ini saya menyaksikan pemandangan yang sama, bertemu dengan para pekerja kantor dengan dandanan yang hampir seragam. Kemeja, rok pendek, sepatu hak tinggi, dan dandanan super tebal. Saya merasa beruntung karena bekerja tanpa itu semua. Saya bebas memakai pakaian apa saja. Tanpa persyaratan. Sepanjang perjalanan saya memutar musik V Town Have Nots yang menjadi soundtrack game Motor Race favorit Kurns melalui hpku. Lumayan menghilangkan kantuk.
Sampai di perpustakaan, saya merapikan rak buku. Saya senang ketika mendapati buku tidak teratur di rak nya, penanda bahwa ada yang sudah membacanya.

Seharian ini hal yang menarik adalah mendapat kabar bahwa salah satu partisipan FNB dari Meksiko akan datang berkunjung ke Makassar. Saya harap bisa bertemu. Lalu saya juga membaca blog keren, Membaca Kafka yang link nya dikirimkan oleh seorang teman. Saya senang ada yang suka berbagi hal bermanfaat melalui blognya, apalagi mengenai sastrawan yang terkenal namun artikelnya kurang yang berbahasa Indonesia. Blog ini sangat menarik dan saya berterima kasih pada Sigit Susanto atas tulisan-tulisannya. ;)
Hari ini saya kedatangan teman CS dari Jakarta, namanya Nova. Seumuran denganku dan periang. Dia akan melakukan perjalanannya keliling Sulawesi sendirian serta mengandalkan jari alias hitchhike. Tak sabar saya juga ingin melakukannya, keliling Sulawesi. Soon yah...

Oya, hari ini tak banyak pengunjung. Tapi salah seorang datang menghampiriku sambil menanyakan majalah terbaru. Dia menanyakan hal yang sama dengan kemarin. Tentu saja jawabanku juga sama dengan kemarin, belum ada majalah baru :) Lalu dia bertanya lagi, bisakah meng-copy musik instrumen yang selalu diputar di perpustakaan ini? Kujawab tentu saja bisa.

Itu! Satu hal yang harus kubawa senin depan, musik baru. Tiga hari ini saya bosan mendengar musik klasik ala Mozart. Hehehe...

Sampai bertemu senin depan ;) Sabtu dan Minggu nanti ada dua agenda yang menarik, akan kuceritakan. I promise :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Creativity and Share with love...