Selasa, 27 Maret 2012

Craft Tour Story #5 Menghadiri Living Room Papermoon Puppet Theatre


Sungguh suatu kebetulan yang sangat menguntungkan, keberadaan saya di Bandung tepat dengan beberapa jadwal dalam rangkaian acara Living Room. Sebuah tema pameran Papermoon Puppet Theatre yang diadakan oleh dan di s.14 yang berlangsung dari tanggal 18 Maret hingga 15 April 2012. Jadilah saya mengatur jadwal dan meminta seorang teman, Arie untuk mengantar saya ke alamat Jalan Sosiologi no. 14 Komp. Perumahan Unpad, Cigadung. Namun beberapa jam sebelum acara pembukaan dimulai, Arie membatalkan rencana untuk menemani saya karena temannya sakit, dan tidak ada yang bisa menggantikan dia menjaga Mekujo. Hampir saja saya mengurungkan niat untuk tidak datang karena setelah dijelaskan jalur angkot menuju sana, saya tetap tidak mengerti dan takut kesasar. Hingga saya menghubungi Mas Moel si empunya Mogu, bertanya ulang mengenai jalur angkot, sebab sebelumnya kami bertukar kabar melalui sms untuk janjian bertemu di acara itu, dan ternyata Mas Moel berbaik hati menawarkan boncengan untuk saya, yippi…
Jadilah kami janjian bertemu di Simpang, satu-satunya jalur yang kuhapal dan berani kudatangi sendirian, hahaha. Hampir setengah jam, Mas Moel pun datang, tentu saja kami langsung saling mengenali karena selama ini sering bertegur sapa di dunia maya. Mas Moel orangnya ramah dan baik, sepanjang jalan kami banyak berbagi cerita tentang craft.
Sampai di s.14 ternyata acara baru saja dimulai, pameran baru saja dibuka. Kami sedikit terlambat, terlambat sedikit, hihihi. Suasana s.14 asli mengingatkan saya lagi-lagi pada Biblioholic. Meski perpustakaannya tidak begitu luas, tapi membuat nyaman dan sangat menarik. Pasrah bahwa kami terlambat dan sepertinya tidak mungkin bisa masuk dalam ruang tengah tempat pembuakaan berlangsung, saya memilih mengamati satu per satu boneka Papermoon yang dipajang di sela-sela buku dalam rak perpustakaan tersebut. Juga tak henti berdecak kagum menyaksikan Koganecho1 sebuah music box buatan mas Iwan Effendi yang beuh…keren sekalleee… Dan saya pun sadar, saya lupa membawa kamera, jadi tidak bisa memotret sana sini, ukh…
Foto-fotonya kuambil dari sini :)

Sesekali Mas Moel memperkenalkan saya dengan beberapa temannya, termasuk dengan Mbak Shanti si Raisy Tasthy Senang sekali, bisa bretemu crafter-crafter ini. Berkat Mas Moel juga, akhirnya kami bisa masuk menyaksikan acara pembukaan itu, tapi duduk di lantai dua, hihihi. Seru seru seru… Jadinya kita kayak nonton konser.
Mbak Ria dan Mas Iwan pun berbagi banyak cerita tentang Papermoon Puppet Theatre serta memutarkan video-video singkat program residensi mereka di kota Koganecho beberapa waktu lalu. Saya sendiri yang selalu ikut menyimak setiap cerita mbak Ria saat di Jepang melalui blog-nya, saat menyaksikan video tersebut serasa ikut bergabung di dalamnya, serasa ikut ke Jepang juga. J
Terima Kasih Mbak Shanti dan Mbak Fitri atas fotonya

Setelah itu, waktunya istirahat, mencicipi cemilan sambil menunggu persiapan Mini Performance yang dilaksanakan setelah shalat magrib. Tidak lupa berfoto-foto dulu dong. Setelah itu saya berkeliling melihat satu per satu suguhan pameran ini, di ruang tamu ada boneka yang digantung dan pengunjung bisa menggerakkannya dengan menarik tal-tali yang terhubng pada kaki, tangan, dan kepala si boneka, di bagian teras samping ada mini bioskop yang unik sebab kita menikmati video pementasan Mwathirika dengan cara mengintip melalui lubang kecil dan di dalamnya disetting seolah-olah kita berada dalam bioskop dan kita duduk paling belakang. Juga ada trailer video dokumentasi pementasan Papermoon oleh Videolab yang diputar melalui layar super mini di bagian perpustakaan.
Mini Performance pun dimulai, lagi-lagi saya terlambat mendapat tempat karena terlalu lama menikmati bagian pameran yang lain, hehehe. Tapi saya tetap menikmatinya, suatu kesyukuran lagi-lagi bisa melihat pertunjukan Papermoon secara langsung meski harus berjinjit-jinjit ria…hehehe.
Saya yakin banyak yang akan cemburu membaca postingan ini, hihihi… Sebelum pulang saya pun membeli dua buah pin bergambar boneka puppet, satu untuk teman crafter yang kutahu juga menyenangi Papermoon, Yufinats. ;)
Yufinats, pilih mana? :)

Saya terlanjur janji untuk singgah di Mekujo sepulang dari pameran ini, seandainya tidak, tentu saya akan memenuhi ajakan Mbak Hera untuk menikmati suguhan pasta sebelum pulang. L Jika datang lagi ke Bandung, saya pasti berkunjung lagi ke s.14 J
Sekitar pukul 7.30 saya pun pulang dengan lagi-lagi nebeng sama Mas Moel. Dia mengantar saya sampai di Mekujo, sebelum kami berpisah, Mas Moel memberikan saya buku The Mogus Colony yang sangat kuidamkan. Saat di Tobucil kemarin saya memang berniat membelinya, tapi saat itu saya membawa uang pas. Syukurnya Mas Moel berbagi untuk saya, kenang-kenangan dari Bandung katanya, huaaa… senang sekali. Terima kasih sangat yah Mas Moel.

Sayangnya keesokan hari, saya terlalu lama berkeliling di Otista, sehingga tak sempat mengikuti Special Presentation Papermoon yakni sharing pengalaman “Residensi: Perjalanan ke dalam kepala manusia” di Galeri Gerilya.
Oya, selain itu Mbak Shanti juga memberikan saya sekantong pita untuk dibawa ke Makassar, lengkap kan kebahagiaan dan keberuntunganku mengunjungi kota Bandung kali ini? Terima kasih untuk semuanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa… See You Soon!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Creativity and Share with love...