Rabu, 28 Maret 2012

Craft Tour Story part 5: Jogja hari pertama

Sampai jumpa Bandung, perjalanan selanjutnya ke Jogja :)
Sayangnya harus menguras bajet, soalnya kami kehabisan tiket kereta ekonomi. Sheni baru sadar kalau ternyata tanggal 23 itu hari raya, makanya kereta jadi full, libur beruntun soalnya. Hampir saja kami batal ke Jogja, Upi sudah merencakan pulang langsung Surabaya. Tapi setelah mencari tahu ongkos termurah, dapat bis. Beda jauh sih, kalau naik kereta ekonomi Rp 35ribu, sedangkan bis ekonomi Rp 70ribu. Tapi tak apalah, daripada ndak ke Jogja? Setelah kami berkemas barang untuk keberangkatan besoknya, Alda memberi info kalau ada kereta bisnis yang lumayan murah dan nyaman, namanya kereta Malabar. Setelah pikir-pikir, kami meng-iyakan, maklum, kami ber-4 belum ada yang pernah naik kereta, jadi niat itu masih ada, hahaha. Kereta Malabar seharga Rp 95ribu. Ada untungnya juga sih kami naik kereta ini, soalnya barang bawaan kami banyak, katanya kalau naik kereta ekonomi pasti berdesak-desakan. Jadilah kami sangat menikmati perjalanan ini. Berangkat tanggal 21 sore, kami sampai di Jogja pukul 12 malam. Satu kelebihan melakukan perjalanan ramai-ramai, kita bisa patungan dalam banyak hal, termasuk ongkos taxi tengah malam, hahaha.

Pas sampai, tepat ulang tahunnya Wana yang ke 22, kue yang sudah disiapkan dari Bandung pun dikeluarkan, skenario busuk Upi yang seolah-olah bad mood sama Wana pun terbongkar, hahaha. Selamat Ulang Tahun mai fakkin sista... You always keep me coming home again ;)

Jogja, 22 Maret 2012, selamat pagi!
Satu yang bikin saya khawatir sebelum berangkat ke Jogja adalah harapan untuk jalan-jalan nyaris batal, karena Jogja kurang angkot. Tapi untungnya, kak Opan yang rumahnya kami tumpangi selama di Jogja menitipkan kunci dan motor buat ditumpangi. Juga ada kak Wawan dan temannya yang bersedia menemani kami jalan-jalan.
Tapi sebelumnya, saya ketemu dulu sama seorang teman, ada urusan penting dan mendesak yang harus kami lakukan, melepas rindu di sepanjang jalan Sleman, hahaha. Lalu kami makan siang di Kedai Bambu, di sana saya juga bertemu Mita salah satu crafternya Neddle and Bitch. Makan bareng, ngobrol, merencanakan Girls Crazy Night hahaha.
Setelah itu kami keliling mencari tiket kapal super murah, kenapa kapal? Selain uang di saku sudah pas-pas, perjalanan ini memang kami rencanakan untuk mencoba semua jenis angkutan. Makanya, pas tahu biaya mobil travel menuju Surabaya dari Jogja tidak begitu beda kalau dibandingkan naik kereta, kami pun memilih naik itu. Jadinya asli mencoba semua jenis angkutan, hehehe.
Tiket di tangan, dan ternyata kami masih punya sehari untuk berkeliling di Jogja, karena travel berangkat pagi dan langsung diantar ke pelabuhan. Kami pun menikmati sore di Malioboro. Di sana kami ditemani kak Aswin dan kak Bobhy (kalau sering berkunjung ke aoiniji, pasti kenal deh, itu loh... bapaknya Maha). 
Wana dan Nou beli beberapa oleh-oleh, lalu kembali ke Jalan Kaliurang, tempat kami menginap. Malam kami main ke tempat teman yang jaraknya tak terlalu jauh, sambil merencanakan rute ke mana saja akan kami datangi besok.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Creativity and Share with love...